Pengertian Sholat Dhuha, Hukum, Tata Cara, dan Manfaatnya

Diposting pada
Rate this post

Sholat Dhuha Adalah

Bertanya sholat sunnah apa yang sangat dianjurkan, salah satu jawabannya adalah Sholat Dhuha. Selain sangat dianjurkan, sholat ini sangat populer untuk menarik rizki. Pada artikel kali ini, akan dibahas lengkap pengertian Sholat Dhuha, hukum, tata cara, dan manfaatnya. Semoga bisa memberi manfaat.

Sholat Dhuha

Sholat Dhuha termasuk dalam salah satu ibadah yang sangat dianjurkan selain berpuasa dan melaksanakan Sholat Witir. Hal ini seperti yang disampaikan Rasulullah dalam hadits.

حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ حَدَّثَنَا عَبَّاسٌ الْجُرَيْرِىُّ – هُوَ ابْنُ فَرُّوخَ – عَنْ أَبِى عُثْمَانَ النَّهْدِىِّ عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رضى الله عنه قَالَ أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ.

 صحيح البخارى الجزء 4 ص 474

Dalam hadits tersebut Rasulullah memberi wasiat tiga perkara yang tidak pernah sekalipun beliau tinggalkan hingga wafat. Ketiganya adalah puasa tiga hari setiap bulan, Sholat Dhuha, serta melaksanakan Sholat Witir sebelum berangkat tidur.

Pengertian Sholat Dhuha

Sholat Dhuha adalah salah satu sholat sunnah yang dilaksanakan pada waktu Dhuha. Waktu Dhuha sendiri adalah waktu setelah matahari setinggi satu tombak, hingga masuk waktu istiwak. Waktu Istiwak adalah waktu ketika matahari berada tepat di puncak langit.

Sholat Dhuha adalah bagian dari Sholat Rowatib. Pengertian dari Sholat Rowatib adalah sholat sunnah yang memiliki waktu-waktu khusus. Namun memang, yang biasa dikaitkan dengan sebutan sholat rowatib adalah sholat-sholat sunnah yang mengikuti sholat fardhu. Sholat tersebut sering juga disebut sebagai sholat qobliyyah dan ba’diyyah.

Hukum Sholat Dhuha

Hukum Sholat Dhuha adalah sunnah muakkad, sama seperti Sholat Tahajjud dan Sholat Tarawih. Ini seperti yang banyak ditulis di dalam Kitab Majmu’. Di dalam Kitab Tasawwuf Ihyak Ulumiddin, Sholat Dhuha dimasukkan dalam pembahasan sholat sunnah harian.

Sebab, ada juga sholat sunnah yang dilakukan mingguan atau bahkan tahunan. Artinya, sholat sunnah ini bisa menjadi kebiasaan yang rutin dilaksanakan setiap hari.

Tata Cara Sholat Dhuha

Waktu untuk melaksanakan Sholat Dhuha adalah mulai naiknya matahari hingga istiwak atau matahari berada di puncak langit. Namun ada juga pendapat yang mengatakan, Sholat Dhuha sudah mulai bisa dilakukan jika matahari sudah terbit tanpa menunggu matahari naik. Namun demikian, disunnahkan untuk menunggu hingga matahari naik.

Pendapat lain dikatakan oleh Imam Mawardi. Menurut pendapatnya, waktu paling baik untuk melaksanakan Sholat Dhuha adalah ketika sudah lewat ¼ siang. Hal ini seperti yang dijelaskan dalam Kitab Raudlatut Tholibin. Jika begitu, jumlah jam waktu siang dibagi empat, lalu ambil bagian kedua. Itulah waktu yang paling tepat untuk melakukan Sholat Dhuha.

Dan akan baik lagi kalau Sholat Dhuha dilaksanakan sendiri-sendiri, bukan berjamaah. Sebab, memang Sholat Dhuha adalah bagian sholat yang sifatnya bukan berjamaah. Namun begitu, kalau pun Sholat Dhuha dilaksanakan secara berjamaah, itu bukan masalah, dan tidak ada anjuran untuk mengulangi lagi Sholat Dhuha tersebut.

Lantas berapa jumlah rokaat sholat tersebut? Paling sedikit, Sholat Dhuha dilaksanakan dengan dua rokaat. Jika mau dilakukan sebanyak mungkin juga tidak apa-apa. Namun untuk jumlah terbanyak rokaat Sholat Dhuha ada pendapat yang mengatakan berjumlah delapan, ada juga yang menyebut jumlah paling banyak adalah 12.

قال القطب الغوث الحبيب عبد الله الحداد في النصائح: ومن السنة المحافظة على صلاة الضحى، وأقلها ركعتان، وأكثرها ثمان ركعات. وقيل: اثنتا عشرة

(إعانة الطالبين الجزء 1 ص 293)

Dari banyak pendapat tentang jumlah rokaat Sholat Dhuha tersebut, tentu saja paling penting adalah melaksanakannya. Percuma saja berdebat dan mengumpulkan banyak pendapat jika setelah tahu dua rokaat saja tidak dilaksanakan. Benar begitu, bukan?

Tata cara pelaksanaan Sholat Dhuha tidak ubahnya seperti pelaksanaan sholat biasa. Tidak ada yang khusus kecuali niat. Bagaimana niat melaksanakan Sholat Dhuha? Niat melaksanakan Sholat Dhuha adalah:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الْضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى

Jika ingin menambah rokaat, maka caranya sama seperti melaksanakan Sholat Tarawih. Begitu selesai sholat dua rokaat, salam, lalu kembali berdiri dan sholat lagi. Terus begitu hingga sesuai jumlah rokaat Sholat Dhuha yang diinginkan. Setelah itu, silakan baca doa selesai Sholat Dhuha seperti berikut:

اللهم إن الضحاء ضحاؤك والبهاء بهاؤك والجمال جمالك والقوة قوتك والقدرة قدرتك والعصمة عصمتك اللهم إن كان رزقي في السماء فأنزله وإن كان في الارض فأخرجه وإن كان معسرا فيسره وإن كان حراما فطهره وإن كان بعيدا فقربه بحق ضحائك وبهائك وجمالك وقوتك وقدرتك آتني ما آتيت عبادك الصالحين

Manfaat Sholat Dhuha

Pada dasarnya beberapa manfaat melakukan Sholat Dhuha. Tidak hanya dari segi tasawwuf, tetapi juga dari segi kesehatan. Beberapa keutamaan Sholat Dhuha yang disebutkan dalam hadits adalah:

  1. Sholat Dhuha menjadi shodaqoh

عَنْ أَبِى ذَرٍّ عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ قَالَ « يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى ».

صحيح مسلم

Setiap persendian tubuh seseorang membutuhkan shodaqoh. Setiap tasbih, tahmid, tahlil, takbir, memerintah berbuat ma’ruf, mencegah kemungkaran, semua itu adalah shodaqoh. Dan semua shodaqoh tersebut bisa digantikan dengan dua rokaat Sholat Dhuha.

  1. Sholat Dhuha termasuk sholat wasiat Rasulullah

Seperti hadits yang disebutkan pada sub bab pengertian Sholat Dhuha, sholat ini merupakan sholat sunnah yang diwasiatkan Rasulullah. Dalam hadits tersebut disebutkan, ibadah yang tidak pernah ditinggalkan Rasulullah adalah Sholat Dhuha, sholat witir, dan setiap bulan berpuasa selama tiga hari.

  1. Sholat Dhuha melebur dosa

Haditsnya diambil dari Sunanul Kubro Lil Baihaqi. Bunyi haditsnya adalah:

(اخبرنا)

 أبو علي الروذباري انبأ محمد بن بكر ثنا أبو داود ثنا محمد بن سلمة المرادي ثنا ابن وهب عن يحيى بن ايوب عن زبان بن فائد عن سهل بن معاذ بن انس الجهني عن ابيه ان رسول الله صلى الله عليه وسلم قال من قعد في مصلاه حين ينصرف من صلاة الصبح حتى يسبح ركعتي الضحى لا يقول الا خيرا غفر له خطاياه وان كان اكثر من زبد البحر

Siapa yang duduk di tempatnya sholat dari selesai sholat subuh, hingga membaca tasbih pada Sholat Dhuha, dan tidak sedikit pun berkata selain kebaikan, maka dia diampuni dosanya. Bahkan jika dosanya lebih banyak daripada jumlah buih di lautan.

Manfaat Melakukan Sholat Dhuha dalam Kesehatan

Adapun untuk beberapa manfaat yang didapatkan dari menjalankan Sholat Dhuha dalam segi media/kesehatan, antara lain sebagai berikut;

  1. Sholat Dhuha membuat suasana hati membaik

umumnya memang jam-jam tersebut adalah jam sibuk. Menggunakan jalan di jam sibuk saja sudah sangat membuat penat. Sampai di tempat kerja dan menyempatkan untuk Sholat Dhuha akan menjadi suasana hati yang lebih baik. Sholat Dhuha berperan sebagai relaksasi di antara kepenatan yang dirasakan.

  1. Sholat Dhuha membuat peredaran darah menjadi lancar

Setiap gerakan sholat selalu menghasilkan efek kesehatan yang baik. Demikian juga dengan Sholat Dhuha. Itu sebabnya, melaksanakan Sholat Dhuha akan membuat seluruh organ bekerja lebih maksimal. Inilah yang lantas membuat peredaran darah berjalan dengan baik. Dengan begitu, hasil akhirnya kesehatan tubuh akan semakin meningkat.

  1. Sholat Dhuha memberi efek kebersihan

Salah satu efek Sholat Dhuha adalah kebersihan diri yang lebih terjaga. Maksudnya, setiap kali melaksanakan sholat, tubuh harus suci. Bersuci selalu berkaitan dengan wudlu atau bahkan mandi. Baik wudlu atau pun mandi akan membuat tubuh lebih bersih.

Tentu saja, efek kebersihan ini akan menjalar pada rohani orang yang berwudlu atau mandi. Dan dari sini juga kebersihan diri akan lebih terjaga. Ini adalah rentetan dari kebaikan melakukan Sholat Dhuha.

Bagaimana, menarik bukan, ulasan tentang Sholat Dhuha ini? Menjadikan sesuatu hal yang baik sebagai kebiasaan memang tidak gampang, demikian juga dengan membiasakan diri melakukan Sholat Dhuha. Namun begitu, dengan membaca pengertian Sholat Dhuha, hukum, tata cara, dan manfaatnya ini, semoga menjadi pintu untuk membukakan kemudahan dalam menjalankan sholat sunnah ini. Salam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *