Pengertian Jodoh, Tanda, dan Cara Mendapatkannya

Posted on

Jodoh Adalah

Seperti yang banyak dibicarakan dalam ilmu-ilmu sosial, manusia adalah bagian dari makhluk sosial yang cenderung merasa sepi jika sendiri. Itu juga yang membuat banyak orang bertanya perihal mencari dan menemukan pasangan hidup. Pasangan hidup itulah yang sering disebut jodoh.

Jodoh

Sepertinya tidak ada hal lain dalam Islam yang bisa dikaitkan dengan jodoh kecuali nikah. Nikah sendiri di dalam fiqih diartikan dengan sebuah akad yang memiliki syarat serta rukun-rukun tertentu. Sedang begitu, nikah yang dipahami di dalam masyarakat Indonesia adalah tazwij dalam bahasa Arab.

Nah, dalam Islam, ada banyak ayat yang dikaitkan dengan tazwij ini. Salah satunya adalah ayat yang ada di dalam Surat Arruum.

وَمِنْ آَيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآَيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

سورة الروم اية 21

Dan adalah bagian dari kekuasaan Allah, Dia jadikan bagimu istri dari jenismu, agar kamu condong dan tenteram padanya. Dan di antara kalian diciptakan rasa kasih sayang. Sungguh, pada yang demikian terdapat tanda bagi orang yang mau berpikir.

Atau dalam ayat lain yang ada pada surat Fathir misalnya:

وَاللَّهُ خَلَقَكُمْ مِنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ أَزْوَاجًا وَمَا تَحْمِلُ مِنْ أُنْثَى وَلَا تَضَعُ إِلَّا بِعِلْمِهِ

 [فاطر/11]

Allah menjadikanmu dari debu, kemudian dibentuk menjadi mani, lalu menjadikanmu berpasangan. Dan tidak ada seorang pun yang mengandung kecuali Allah mengetahuinya.

Ada lagi ayat:

فَاطِرُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ جَعَلَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا وَمِنَ الْأَنْعَامِ أَزْوَاجًا يَذْرَؤُكُمْ فِيهِ لَيْسَ كَمِثْلِهِ شَيْءٌ وَهُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ

[الشورى/11]

Allah pencipta langit dan bumi. Dia menjadikanmu berpasangan dengan jenismu sendiri. dan dari jenis hewan ternak dijadikannya berpasang-pasangan pula. Dengan itu dijadikannya kamu berkembang biak. Tidak sesuatu pun yang menyerupai Allah. Dialah yang maha mendengar serta maha melihat.

Pengertian Jodoh

Jodoh dalam Islam adalah pasangan hidup yang sudah ditentukan oleh Allah S.W.T. Pasangan hidup ini adalah seorang yang diikat dengan seseorang yang lain berlawanan jenis menggunakan makna akad yang memiliki syarat dan rukun tertentu.

Tanda Jodoh yang Tepat bagi Anda

Kalau mau mengambil baiknya, mungkin memang ada beberapa kriteria yang bisa menjadi indikasi itu adalah jodoh Anda. Tanda-tandanya adalah seperti berikut:

  • Memiliki Keimanan dan sifat mirip. Biasanya memang demikian. Iman seseorang tidak akan jauh dari kadar iman pasangannya. Sebab pasangan itu seumpama cermin. Seperti apa yang tampak pada cermin, maka seperti itu pulalah sebenarnya diri seseorang.
  • Mampu membuat hati tentram. Sebagaimana fungsi yang disebutkan di dalam Al Quran, pasangan memang dijadikan untuk membuat hati tentram. Bisa itu dengan hanya melihatnya, atau hanya berada di dekatnya. Bisa dengan berbicara dengannya, atau bahkan duduk diam tanpa berkata apa-apa.
  • Saling memaklumi. Setiap orang terlahir dengan sisi negatif dan positif. Akan sulit menemukan orang yang hanya memiliki sisi positif dan nihil sisi negatif. Untuk itu, jika dengan melihat sisi negatif pasangan bisa dimaklumkan, maka bisa jadi, dia memang jodoh Anda.
  • Mampu memotivasi. Jodoh yang baik selalu bisa memberi motivasi kepada pasangannya. Maka, jika Anda yakin telah menemukan pasangan tetapi Anda tidak merasa termotivasi menjadi lebih baik, mungkin ada yang salah dengan diri Anda.
  • Apa adanya serta bersahaja. Motivasi dan saling maklum membuat seseorang tidak akan jaim lagi. Apa yang menjadi bagian buruknya diperlihatkan. Tetapi, ini bukan artinya untuk tidak mau mengubah kebiasaan atau hal-hal buruk menjadi baik. Bukan.
  • Diterima baik oleh keluarga. Adalah merupakan bagian dari tanda bahwa seseorang adalah jodoh Anda, keluarga dan orang-orang di sekitar Anda menerima dengan legawa. Meski begitu, mungkin ada juga yang tetap tidak menyukai jodoh Anda, karenanya, Anda bisa memilih untuk meyakinkan diri bahwa itu adalah jodoh Anda atau mengambil jalan bijak dengan memilih orang lain yang lebih bisa diterima oleh keluarga Anda.
  • Jujur dan mau menyimpan rahasia Anda. Jodoh yang baik memang jodoh yang jujur terhadap Anda. Tidak ada yang disembunyikan kecuali pada beberapa hal yang mungkin malah justru membuat Anda semakin buruk. Di sinilah pasangan sangat berperan. Bertugas untuk melindungi dan menjaga agar kondisi tetap terpantau baik.

Beberapa Tips Mendapatkan Jodoh

Secara umum, al Quran telah memberi kriteria atau tips untuk mendapat jodoh. Tentu saja jodoh yang baik. Bagaimana tipsnya?

الْخَبِيثَاتُ لِلْخَبِيثِينَ وَالْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَاتِ وَالطَّيِّبَاتُ لِلطَّيِّبِينَ وَالطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَاتِ أُولَئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ لَهُمْ مَغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ

سورة النور اية 26

Perempuan yang buruk akhlaknya adalah untuk lelaki yang buruk pula akhlaknya. Lelaki yang buruk akhlaknya adalah untuk perempuan yang buruk pula akhlaknya. Perempuan yang baik adalah jodoh lelaki baik. Lelaki yang baik akan juga mendapat perempuan yang baik. Mereka bersih dari kejelekan yang dituduhkan kepada mereka. Untuk mereka ampunan serta rizki yang besar.

Tips untuk mendapat jodoh yang tentu saja baik, adalah dengan membuat diri sendiri baik. Tips ini seperti inti dari ayat yang sudah ditulis di atas. Orang yang baik untuk perempuan yang baik. Demikian sebaliknya.

Selain itu, ada juga tips-tips yang menarik untuk mendapat jodoh. Dan itu akan bisa Anda lihat pada yang berikut ini:

  1. Siapkan diri untuk menikah, bukan mendapat pasangan paling baik

Sudah jamak, setiap orang ingin mendapat pasangan yang cantik atau tampan, kaya raya kalau bisa, pandai, berprestasi, berkepribadian baik, dan mencintai apa adanya. Namun, tentu saja menetapkan kriteria semacam itu bukan tanpa resiko.

Resiko pertama, Anda akan lebih sangat sulit mendapat jodoh. Apalagi, jika Anda juga menarget usia dan daerah asalnya. Resiko kedua, Anda akan sangat kecewa jika sudah menemukannya, namun keadaan berbeda Anda dapati setelah Anda menikah dengannya.

Karena itu, pastikan bahwa memang Anda sudah berniat untuk menikah sebelum mencari jodoh. Jika niat Anda sudah benar, biasanya akan niat Anda tersebut akan dimudahkan. Tetapi jangan terlalu banyak kriteria. Cukup berfokus pada satu atau dua hal apa untuk menentukan jodoh keinginan Anda. Misal, dia harus bisa membaca al quran, misalnya.

Usahakan untuk tidak banyak meneliti kekurangan calon pasangan, kecuali kekurangan yang sudah diperbolehkan dalam syara’ untuk tidak dinikahi. Sebab, seperti apapun kebaikan orang, akan tetap memiliki sisi negatif yang tidak dapat dinafikan.

  1. Menggunakan Perantara

Gunakan perantara jika Anda ingin mendapat jodoh lebih cepat. Perantara akan membuat jangkauan Anda melihat jodoh lebih luas. Anda pun tidak hanya akan melihat jodoh dari kacamata Anda sendiri. Sebaliknya, jodoh tersebut juga akan dilihat dari sisi perantara Anda secara tidak langsung. Melihat jodoh dengan hanya dari satu sisi saja membuat Anda tidak akan berpikir objektif.

Sistem pencarian jodoh semacam ini juga lebih aman. Anda tidak perlu bergerak sendiri. Sehingga Anda tidak akan jungkir balik menerima penolakan dan lain sebagainya. Selain itu, kehormatan Anda juga akan lebih terjaga. Sebab, mendapat jodoh semacam ini tidak membuat Anda pacaran atau melakukan hal-hal lain yang kurang sopan.

Lain itu, memang ada beberapa orang menganggap mengatakan langsung keinginan menikah adalah bagian yang tabu dan kurang etis jika dilakukan tanpa perantara. Lebih-lebih bila ternyata jawaban yang diberikan tidak seperti yang diharapkan, tentu akan menjadikan silaturrahmi kurang nyaman.

  1. Berdoa dan terus memperbaiki diri

Ini adalah cara terakhir untuk mendapatkan jodoh. Jika dengan segala usaha jodoh tidak juga didapatkan, ada baiknya Anda terus mendekatkan diri kepada allah, memohon pentunjuk padanya. Tentu saja, hal itu dilakukan seraya memperbaiki diri dan tetap berusaha semampunya.

Perkara mencari jodoh memang tidak seperti membeli tempe di pasar. Butuh waktu yang tidak hanya cukup satu dua bulan, bahkan ada yang hingga bertahun-tahun. Untuk itu diperlukan banyak kesabaran dalam hal ini.

Itulah tadi penjelasan serta pengulasan secara lengkap kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian jodoh, tanda, dan cara mendapatkannya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *